Sosialisasi dan sambutan Kades terkait situasi Gunung Agung dan Persembahyangan di Kantor Desa Darurat

Senin 2 Oktober 2017 tepatnya di Dusun Nawa Kherti kecamatan Abang, semua staf desa termasuk seluruh Kadus se Desa Tulamben Berkumpul untuk melakukan persembahyangan bersama. Mengapa di Banjar  Nawa Kherti berkumpul, itu karena Kantor Desa Tulamben masuk dalam Zona bahaya Gunung Agung. Oleh sebab itulah Kantor Desa Tulamben dialihkan ke Desa Nawa Kherti. Alasan dipilihnya di Nawa Kherti karena, menurut keterangan I Nyoman Ardika,S.Pd selaku perbekel Desa Tulamben “Karena kebanyakan warga se Desa Tulamben mengungsi di Kecamatan Abang, seperti di Amed, Bunutan, Culik dan di Lapangan Abang” maka dipilihlah tempat tersebut untuk Kantor Desa darurat selama situasi gunung agung belum kondusif.

Selain acara peresmian Kantor Desa darurat, tadi juga diadakan rapat bersama seluruh staff yang ada di Kantor Desa Tulamben termasuk juga BABINSA. Agenda rapat tadi membahas, pertama cara penanggulangan pengungsi agar mereka setidaknya dapat pelayanan atau sekedar kunjungan dari Kades dan Kadus. Nantinya disamping memberikan sekedar motivasi, Kadus juga sedikit akan memberikan sedikit penjelasan untuk para pengungsi. Berikut adalah postingan salah seorang kadus di Desa Tulamben sebagai berikut.

Kedua Bagaimana cara menanggulangi masyarakat yang membandel (tidak mau mengungsi) dan mengevakuasi ternak yang dimiliki warga, ketiga penyampaian instruksi Kades untuk seluruh staff Kantor Desa tulamben terkait bagaimana nantinya kita harus bekerja secara profesional walaupun situasi genting seperti sekarang ini.

Disamping hal itu, kita sebagai warga yang terkena dampak situasi Gunung Agung tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat khususnya yang banyak membantu dari segi logistik dan tempat-tempat pengungsian yang telah menerima kedatangan kita sebagai pengungsi secara sukarela. Tidak lupa pula saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dalam dan luar negeri yang selalu tanggap dan begitu bersemangat memberikan bantuan-bantuan kepada seluruh pengungsi khususnya pengungsi yang terkena dampak Gunung Agung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *