62 Penyelam Bersih-bersih Bawah Laut Tulamben

underwater cleanup tulamben 2017Tulemben adalah salah satu destinasi pariwisata bahari di Kabupaten Karangasem. Yang terkenal adalah situs kapal yang tenggelam (USAT Liberty Shipwreck). Selain itu juga masih banyak tempat penyelaman seperti drop-off dan Coral Garden. Dimana dua lokasi ini sangat berdekatan.

Di kedua tempat penyelaman tersebut terdapat sungai. Setiap musim hujan terjadi banjir yang membawa sampah kelaut. Sampah yang di bawa adalah sampah non organik dan organik. Sampah non organik seperti plastik, kaleng, sandal, kaleng dan lainnya. Yang berbahaya lagi jika sampah plastik menutupi karang dapat menyebabkan terumbu karang tidak sehat dan bahkan mati.

Melihat kondisi yang meprihatinkan dengan banyaknya sampah plastik di kedua tempat penyelaman tersebut Organisasi Pemandu Selam Tulamben (OPST) melakukan kegiatan Tulamben Underwater Clean Up 2017 di Drop-Off dan Coral Garden. Ide ini berawal dari kegiatan rapat rutin OPST pada hari Rabu tanggal 8 Maret 2017 bertempat di sekretariat OPST. Disepekati kegiatan bersih-bersih bawah laut di Drop-Off dan Coral Garden pada hari Selasa, Tanggal 14 Maret 2017 mulai pukul 7.30 wita.

Saat pelaksanaan Tulamben Underwater Clean Up 2017, para  peserta yang berpartisipasi mulai dari anggota OPST, perwakilan dari pengusaha dive di Tulamben. Ikut juga berpartisifasi dalam kegaiatan ini kelompok dari Bondalem, Pacung, Lini, dan P3B. Total peserta yang ikut dalam kegiatan ini adalah 62 penyelam.

Pada kesempatan ini juga hadir Perbekel Tulamben I Nyoman Ardika. Dalam sambutannya perbekel Tulamben mengatakan Tulamben merupakan destinasi wisata bahari yang terkenal maka perlu dijaga, agar tidak tercemar oleh sampah plastik sudah saatnya para diver lokal menjaganya. Beliau sangat mendukung kegiatan ini semoga kegaitan ini bisa menjadi agenda bulanan.

Selain itu pada kegiatan ini juga hadir anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karangasem dapil Kubu I Nyoman Musna Antara. Dalam sambutannya beliau sangat mendukung kegiatan Tulamben Underwater Clean Up 2017. Beliau mengatakan akan memperjuangkan infrastruktur seperti lampu penerang jalan, kamar mandi dan tempat sampah di tiap dive site, serta mobil pengangkut sampah Untuk Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Tulamben.

Sebelum memulai penyelaman, peserta terlebih dahulu mendapat pengarahan dari ketua OPST Nengah Putu. Kedalam yang di sasar antara 3 meter sampai 20 meter. Dengan jumlah 62 peserta dibagi 2 kelompok yaitu 1 kelompok menuju drof-off dan kelompok yang kedua menuju ke Coral Garden. Total sampah yang terkumpul setelah di timbang adalah 120 kg sampah plastik. Kegiatan ini selesai pukul 10 pagi.

Pada akhir kegiatan pesan yang disampaikan oleh I Nyoman Suastika selaku kakil ketua OPST mengucapkan terima kasih banyak kepada semua penyelam yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini pembersihan bawah laut tersebut akan dilakukan secara berkala. Dan juga pesan yang terpenting adalah jangan pernah mencoret karang jenis apapun karena dapat merusak karang itu sendiri dan pariwisata Tulamben.

Sumber tulisan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *